The key points are temporarily unavailable. You can still read the full Story below.
Main Points
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama tiga hari untuk mengantisipasi kemacetan pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Usulan tersebut mencakup dua hari sebelum puncak keberangkatan dan satu hari setelah pergantian tahun, dengan jadwal yang diusulkan pada 21–22 Desember 2026 dan 4 Januari 2027. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa jadwal tersebut didasarkan pada prediksi puncak arus keberangkatan pada 23 Desember 2026 dan arus balik pada 3 Januari 2027. “Usulannya tanggal 21-22 (Desember) di awalnya. Kemudian tanggal 4 (Januari) di akhir,” ujar Aan dalam konferensi pers di kantor Kemenhub, Jakarta, pada Selasa (27/10). Ia menambahkan bahwa tanggal pelaksanaan kebijakan masih dapat berubah setelah koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Kemenhub memprediksi puncak pergerakan masyarakat menjelang Natal pada 23–24 Desember 2026, dengan arus setelah Natal diperkirakan terjadi pada 27–28 Desember 2026. Puncak pergerakan menjelang Tahun Baru 2027 diprediksi berlangsung pada 30–31 Desember 2026, dengan arus setelah tahun baru mencapai puncaknya pada 3–4 Januari 2027. Selain usulan WFA, pemerintah juga menyiapkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Program tersebut menyediakan kuota 2.882 penumpang dengan 10 kota tujuan di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. “Mudik gratis ada. Pembukaan pendaftaran di 2 Desember untuk perjalanan tanggal 22-23 (Desember),” kata Aan. Article source: Koran Jakarta | Image credit: Koran Jakarta
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama tiga hari untuk mengantisipasi kemacetan pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Usulan tersebut mencakup dua hari sebelum puncak keberangkatan dan satu hari setelah pergantian tahun, dengan jadwal yang diusulkan pada 21–22 Desember 2026 dan 4 Januari 2027. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa jadwal tersebut didasarkan pada prediksi puncak arus keberangkatan pada 23 Desember 2026 dan arus balik pada 3 Januari 2027. “Usulannya tanggal 21-22 (Desember) di awalnya. Kemudian tanggal 4 (Januari) di akhir,” ujar Aan dalam konferensi pers di kantor Kemenhub, Jakarta, pada Selasa (27/10). Ia menambahkan bahwa tanggal pelaksanaan kebijakan masih dapat berubah setelah koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Kemenhub memprediksi puncak pergerakan masyarakat menjelang Natal pada 23–24 Desember 2026, dengan arus setelah Natal diperkirakan terjadi pada 27–28 Desember 2026. Puncak pergerakan menjelang Tahun Baru 2027 diprediksi berlangsung pada 30–31 Desember 2026, dengan arus setelah tahun baru mencapai puncaknya pada 3–4 Januari 2027. Selain usulan WFA, pemerintah juga menyiapkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Program tersebut menyediakan kuota 2.882 penumpang dengan 10 kota tujuan di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. “Mudik gratis ada. Pembukaan pendaftaran di 2 Desember untuk perjalanan tanggal 22-23 (Desember),” kata Aan.
News Desk is the editorial publishing account for Tringlobe Media News, covering breaking news, public affairs, entertainment, community developments and regional stories across Trinidad and Tobago, the Caribbean and internationally.